Alhamdulillah... Itulah kata pertama yang ku ucapkan kala dr mata mengatakan perbanku sudah boleh dibuka. Luka di mataku yang kuderita hampir sebulan lamanya kini sudah sembuh. Walaupun akibat luka kecil itu penglihatanku menjadi buram (kacamata minus tetap tidak bisa membantu), namun aku tetap bersyukur karena aku masih di ijinkan melihat keindahan dunia.
Sebuah teguran kecil yang terasa sangat lama bagiku. Tapi kalau direnungkan lagi, sekali lagi aku bersyukur karena sakit yang kualami HANYA sebulan, dibandingkan dengan kesehatan yang kuperoleh selama 31 th, memang hanya sebuah teguran kecil kan?
Walaupun CPNS akhirnya tidak bisa ikut, mudah2an Allah telah menyiapkan rencana lain yang lebih indah untukku. Amiinn
Pesan dari dr mata, Apabila mengalami kelilipan lagi, jangan dikucek. Bila mata terasa tertusuk-tusuk, tutup dengan perban dan periksakan ke dr spesialis mata. Perhatikan obat yang diberikan, apabila gambar pada botol obat tetes mata berwarna kuning, jangan dipakai karena obat tersebut untuk pengobatan jenis lain dan bisa mengakibatkan luka pada mata makin parah.
Sekarang aku kembali. Sibuk dengan tugas kerjaan yang menumpuk, mulai promosi lagi, mulai membalas salam dari teman2 yang sudah mampir, wah banyak PR deh pokoknya. Mudah2an aku bisa mengerjakan semuanya.